Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Keramas Ideal Berapa Kali, Pertimbangkan Ini

keramas
freepik.com

Sering kali orang, khususnya kaum wanita merasa risih kalau mandi tidak sekalian melakukan keramas. Namun apakah keramas harus dilakuka setiap hari, sebagaimana mandi?

Ada sementara yang beranggapan, terlalu sering keramas tidak baik bagi kesehatan rambut. namun banyak pula yang beranggapan keramas idealnya memang dilakukan setiap hari.

Zaman dulu kala, keramas dilakukan oleh wanita masa lalu dengan menggunakan merang atau lempung. Tentu saja, kebiasaan masa lalu tersebut tidak lagi dikenal di masa sekarang.

Untuk masa kini, keramas dilakukan dengan menggunakan shampo. Pertanyaannya,sehatkah keramas menggunakan shampo dilakukan setiap hari? Untuk mengetahui hal itu, Anda perlu tahu cara kerja shampo terlebi dulu.

Fungsi dan Cara Kerja Shampo

Pada saat keramas dilakukan, shampo akan menangkap minyak yang ada pada rambut dan kulit kepala Anda. Melihat cara kerja shampo ini, dapat dibayangkan,  bagaimana efeknya jika keramas dengan shampo dilakukan terlalu sering.

Misalnya, keramas dilakukan setiap hari, dikhawatirkan hal itu akan menyebabkan rambut kering dan rentan terhadap kerusakan rambut.

Rambut memproduksi minyak alami yang dikenal dengan istilah sebum. Shampo yang Anda gunakan akan menangkap minyak, kotoran dan residu produk yang berlebihan, dehingga dapat membersihkan rambut dan kulit kepala Anda.

Produksi sebum tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormon. Bahkan ternyata, hormon tersebut bertanggung jawab untuk terjadinya lonjakan produksi sebum selama masa pubertas, yang akan menyebabkan Anda memiliki banyak rambut berminyak dan jerawat.

Setiap orang tidak memiliki kesamaan dalam hal frekuensi keramas. Bisa terjadi, orang akan baik-baik saja meskipun tidak keramas beberapa hari.

Sebaliknya, ada juga orang yang rambutnya akan bau atau lepek saat tidak keramas bahkan hanya dalam satu hari saja. Namun, rata-rata orang biasanya keramas setidaknya 2-3 hari sekali.

Ada beberapa pertimbangan yang perlu Anda ketahui sebelum Anda menentukan berapa kali Anda harus keramas dalam seminggu.

Tekstur atau Jenis Rambut

Tekstur rambut ternyata mempengaruhi kecepatan sebum atau minyak pada rambut dan kulit kepala menuju akar rambut.

Keramas Ideal Berapa Kali, Pertimbangkan Ini
Freepik.com

Pada rambut yang kasar atau keriting, sebum akan berjalan lebih lambat dalam mencapai akar rambut. Karena itu, jika Anda memiliki rambut yang kasar atau keriting, dianjurkan untuk keramas tiga hari sekali.

Bagi orang dengan rambut sangat keriting, tidak dianjurkan untuk keramas lebih dari dua kali dalam seminggu. Ini penting demi mencegah kerontokan.

Masih terkait dengan tekstur rambut, bagi Anda yang memiliki rambut bergelombang, dianjurkan untuk keramas tiga kali seminggu.

Sementara bagi Anda yang memiliki rambut lurus, Anda harus keramas lebih sering, yaitu setiap hari.

Ketebalan Rambut

Bagi Anda yang memiliki tipe rambut tipis dan sangat halus, dianjurkan untuk sering keramas. Demikian pula bagi orang yang sering berolahraga, atau orang yang tinggal di tempat lembab.

Mengapa, karena orang-orang tersebut lebih rentan memiliki minyak pada rambut dan kulit kepala yang berlebih.

Karena itu, untuk menguranginya perlu untuk keramas dengan shampo setiap hari. Jika tidak, maka rambut mereka akan terlihat sangat berminyak atau lepek.

Jika Anda termasuk orang yang memiliki tipe rambut tipis dan tebal, maka Anda diperbolehkan untuk keramas beberapa hari sekali.

Jenis Kulit Rambut

Kulit rambut juga mempengaruhi seberapa sering orang harus melakukan keramas. Bagi Anda yang memiliki kulit kepala sangat berminyak, Anda dapat mencuci rambut lebih sering.

Bahkan boleh dilakukan setiap hari, tanpa perlu khawatir hal tersebut akan merusak rambut Anda. Jika jenis kulit dan rambut Anda adalah normal (tidak super berminyak dan tidak super kering) atau cenderung kering, Anda hanya perlu keramas sekali atau dua kali dalam seminggu. Jika Anda memiliki kulit kepala berminyak namun tidak berlebihan, Anda bisa keramas setidaknya dua hari sekali.

Selain itu, faktor umur ternyata berperan dalam mempengaruhi jumlah sebum yang dihasilkan, karena semakin bertambah tua, maka kulit kepala Anda akan menghasilkan lebih sedikit sebum, sehingga Anda tidak perlu sering keramas seperti dulu.

Penataan Rambut

Zaman semakin maju dan berubah, termasuk dalam hal penampilan rambut. Tak jarang wanita mencoba berbagai gaya rambut yang baru dengan berbagai styling rambut seperti mewarnai rambut, meluruskan rambut, dan sebagainya.

Tentunya, jika Anda termasuk orang yang melakukan styling rambut, Anda dianjurkan untuk tidak sering melakukan keramas. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*