Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Mengenal Kanker Kelenjar Getah Bening yang Diidap Ustadz Arifin Ilham

Meninggalnya Ustadz Muhammad Arifin Ilham pada hari Rabu (24/05/2019) telah membuat sedih banyak orang. Tidak hanya keluarga saja, melainkan seluruh umat muslim di Indonesia atas kepergiannya.

Meninggalnya Ustadz Muhammad Arifin Ilham pada hari Rabu (24/05/2019) telah membuat sedih banyak orang. Ustadz Arifin Ilham meninggal dunia karena penyakit kanker kelenjar getah bening dan kanker nasofaring pada usianya ke 49 tahun.

Disarikan dari berbagi sumber, kanker kelenjar getah bening adalah jenis kanker ganas yang menyerang limfatik sebagai sebuah sistem pertahanan tubuh yang memiliki tugas penting dalam membentuk barisan pertahanan, sehingga berguna untuk melawan keberadaan infeksi ataupun kanker.

Kanker kelenjar getah bening banyak ditemukan pada beberapa bagian tubuh manusia, mulai dari kepala hingga kaki. Kanker kelenjar getah bening dalam dunia kesehatan dibedakan menjadi 2 berdasarkan bentuk kelainan sel kanker. Pertama, Kanker kelenjar getah bening Hodgkin. Sedangkan yang kedua, Kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin.

1. Gejala kanker kelenjar bening Hodgkin

Ketika seseorang mengidap kanker Hodgkin, maka salah satu jenis sel darah putih (limfosit) di dalam tumbuh yaitu limfosit tipe B akan mulai menggandakan diri secara abnormal. Bahkan perlahan-lahan limfosit akan kehilangan fungsinya dalam melawan segala jenis infeksi dan dapat menyebabkan cukup rentan terkena infeksi. 

Kanker kelenjar bening Hodgkin yang berkembang di dalam tubuh akan memberikan beberapa gejala, seperti: 

  • Muncul ruam dan gatal-gatal.
  • Mudah merasa lelah dan lesu.
  • Demam dan menggigil pada malam hari.
  • Mengalami rasa nyeri di bagian dada dan punggung bawah, bahkan dapat menyebabkan munculnya pembengkakan akibat tekanan pada sarag sumsum tulang belakang.
  • Mulai kehilangan selera makan, sehingga berat badan akan turun mendadak.
  • Kelenjar getah bening akan terasa sakit dan sensitif jika mengonsumsi alkohol.

2. Gejalan kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin

Kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin termasuk jenis kanker yang berkembang di kelompok sistem limfatik atau getah bening. 

Bila kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin tidak segera mendapatkan perawatan, tentunya dapat memicu komplikasi karena akan menyebar ke organ tubuh lainnya seperti hati, otak dan sumsum tulang belakang. 

Umumnya kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin memiliki gejala seperti pembengkakan tanpa nyeri. Tak hanya itu, ada beberapa gejala lain yang perlu diwaspadai seperti: 

  • Berkeringat di malam hari.
  • Mudah merasa kelelahan yang ekstrim.
  • Kekurangan sel darah merah atau anemia.
  • Kulit mengalami gatal-gatal yang mengganggu kenyamanan.
  • Mengalami penurunan berat badan yang terjadi secara mendadak.
  • Gangguan pernapasan yang dapat membuat napas menjadi sesak, nyeri di bagian dada dan batuk.
  • Adanya gangguan pencernaan dan cepat merasa kenyang, meskipun hanya makan sedikit.

Ketika gejala-gejala ini sudah mulai terasa dan mengganggu kesehatan tubuh, ada baiknya segera datang dan memeriksakan langsung ke dokter demi memastikan kondisi kesehatan.

Metode penanganan

Ketika ciri-ciri yang ditunjukkan oleh tubuh semakin terlihat jelas dan mengarah ke kanker kelenjar getah bening, sebaiknya melakukan pemeriksaan medis. Tujuannya agar dokter bisa semakin mengetahui kondisi kesehatan yang sedang terjadi sekarang apalagi dalam melihat stadium kanker ketika sudah bersarang di dalam tubuh. 

Bila sel kanker yang ditemukan dalam tahap awal alias masih proses perkembangan, ada kemungkinan masih bisa ditangani menjadi lebih baik tanpa pembedahan yang menyakitkan. 

Perlu diketahui bahwa umumnya pemeriksaan medis dapat dilakukan, sehingga berguna sebagai pemeriksaan jaringan kelenjar getah bening melalui metode eksisional biopsi ataupun insisional biopsi. Lalu pemeriksaan darah juga dapat membantu dalam mengetahui jumlah sel darah putih secara lebih akurat. # A Terus

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*